Sabtu, 12 April 2008

JENI MUMETI....

Selama seminggu pulang magang langsung ngejain ujian JENI sampe ga inget waktu makan pun sambil ngerjain JENI.Oh...sungguh bikin pusing!!

Tidak ada komentar:

.....Ketika tunas ini tumbuh.....

.....Serupa tubuh yang mengakar.....

.....Setiap nafas yang terhembus.....

.....Adalah KATA.....



.....Angan.....

.....Kata.....

.....Dan Emosi.....

.....Bersatu dalam jubah bertautan.....

.....Tangan kita terikat.....

.....Lidah kita menyatu.....

.....Maka setiap kata yang terucap.....

.....Adalah sabda Pandita Ratu.....



........Hah.h.h.h.......

.....Semua itu pasir.....

.....Semua itu debu.....

.....Hanya angin meniup saja.....

.....Lalu terbang hilang tak ada.....

.....Tapi kita tetap menari.....

.....Menari hanya kita yang tau.....

.....Jiwa ini tandu.....

.....Maka duduk saja!.....

.....Maka akan kita bawa.....



.....Semua.....



.....Karena.....



.....Kita.....



.....Satu.....



Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.



Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat.



Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bahagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.



Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.



Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitik embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.



ada orang yang menghabiskan waktunya berziarah ke mekah

ada orang yang menghabiskan waktunya berjudi di california

tapi aq ingin habiskan waktuku disisimu sayangku

bicara tentang bunga-bunga yang indah di depan rumahmu

ada seradu-serdadu amerika yang mati kena bom di danau

ada bayi-bayi yang mati kelaparan di etiopya

tapi aku ingin mati di sisimu manisku



setelah kita bosan hidup dan terus bertanya-tanya

tentang tujuan hidup yang tak satu setanpun tau

makasih ya sayang ku

engkau yang pernah mesra

yang pernah baik dan simpati kepadaku



tegaklah kelangit luas

atau awan yang mendung

kita tak pernah menanamkan apa-apa

kita tak akan pernah kehilangan apa-apa

nasib tebaik adlah tidak pernah dilahirkan

yang kedua dilahirkan tapi mati muda

dan yang tersial adlah berumur tua

berbahagialah mereka yang mati muda

makhluk kecil kembalilah dari tiada ke tiada

berbahagialah dalam ketiadaanmu



In The Name Of Love

someone